Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Mencari pembuktian dari pendekar wanita


Pesilat wanita Indonesia, Chintya Candranaya dalam posisi tersudut. Bak buah simalakama, pengakuannya memiliki kesaktian diklaim pembodohan publik. Demi viewers semata, Chintya dinilai rela berbohong dan membuat dunia beladiri Indonesia menjadi heboh.⠀
Bukan sekali, Chintya kerap membuat gerah para pelaku olahraga beladiri. Pengakuan-pengakuannya perlahan terlihat seperti dusta. Apalagi setelah anggota gerakan beladiri bersatu menggeruduk markas Chintya di Lampung.⠀
Gerakan itu digawangi atlet MMA nasional macam Suwardi, Rudy Agustian dan Theodorus Ginting. Tujuan kedatangan mereka adalah ingin mengklarifikasi atas pernyataan-pernyataan Chintya.⠀
Suwardi cs ingin Chintya memberikan pembuktian atas klaim yang sudah bikin resah dunia beladiri nasional. Apalagi, kontennya telah meresahkan, karena bisa ditiru anak-anak dan berujung cedera. ⠀
Tapi, selama dua hari di Lampung (8-9 Agustus) Becak Lawu sama cs sama sekali tak melihat Chintya dan gurunya bahkan saat ditunggu di markasnya.⠀
"Dari keduanya, tak ada yang datang. Kami cuma ditemui perwakilan mereka, kuasa hukumnya. Heran juga, kok malah didatangi kuasa hukum. Salah kami apa? Kan cuma mau pembuktian,"

Post a Comment for "Mencari pembuktian dari pendekar wanita"